Nama : Egi Sintya Dewi
Kelas : 3EB19
NPM : 22210265
Kerangka Karya Ilmiah
:
BAB I Pendahuluan
A.Latar Belakang Masalah
B.Rumusan Masalah
C.Pemecahan Masalah
D.Kerangka Berpikir
E.Tujuan Penulisan
F.Manfaat
BAB II Landasan Teori
BAB III Penutup
A.Kesimpulan
B.Saran-Saran
Daftar Pustaka
BAB I Pendahuluan
A.Latar Belakang Masalah
B.Rumusan Masalah
C.Pemecahan Masalah
D.Kerangka Berpikir
E.Tujuan Penulisan
F.Manfaat
BAB II Landasan Teori
BAB III Penutup
A.Kesimpulan
B.Saran-Saran
Daftar Pustaka
Berikut Penjelasan Struktur Karya Ilmiah
1. PENDAHULUAN
Seperti
namanya, bagian ini memberikan gambaran mengenai topik penelitianyang hendak
disajikan. Aspek-aspek yang biasa disertakan pada bagian ini diuraikansecara
sederhana di bawah ini.
2.
Latar belakang masalah
Pada
bagian ini, penulis harus menguraikan apa yang menjadi ketertarikannyapada
objek yang diteliti. Oleh karena itu, kepekaan untuk memerhatikan
fenomena-fenomena yang mutakhir di bidang yang sedang ditekuni menjadi
kebutuhan. Tidak jarang, sebuah makalah atau skripsi mendapat sambutan
hangat karena membahastopik-topik yang sedang hangat.Satu aspek lain yang perlu
dikemukakan pada bagian ini ialah tinjauan pustaka.Peneliti perlu menyertakan beberapa
penelitian yang relevan dengan topik yangdikerjakan. Hal ini dilakukan agar
memperjelas pembaca bahwa penelitian yangdilakukan bukan mengulangi berbagai
penelitian lainnya.
3.
Masalah dan batasannya
Dari
fenomena yang menarik perhatian, penulis harus secara eksplisit
mengemukakanmasalah yang hendak dibahas. Sebab pada bagian latar belakang,
masalah yanghendak dibahas biasanya tidak dikemukakan secara eksplisit. Meski
demikian, masalahyang hendak dibahas atau diteliti itu masih harus dibatasi
lagi. Hal ini dilakukan agar pembahasan tidak meluber luas kepada
aspek-aspek yang jauh dari relevan. Selain itu,pembatasan masalah penelitian
juga akan menolong dalam hal efektivitas penulisankarya
ilmiah.
4.
Tujuan dan manfaat
Kemukakan
tujuan dan manfaat penelitian yang dikerjakan. Sedapat mungkin
dijabarkankeduanya, baik bagi lingkungan akademis maupun masyarakat secara
umum.
5.
Metode dan Teknik Analisa
Penentuan
metode dan teknik menganalisis data juga akan menentukan hasil darisebuah
penelitian. Metode harus dibedakan dari teknik. Mengenai keduanya,Sudaryanto
(2001) menyebutkan bahwa metode merupakan cara yang harusdilaksanakan,
sedangkan teknik merupakan cara melaksanakan metode. Sebagai cara,tambahnya,
kejatian teknik ditentukan oleh adanya alat yang dipakai.Dalam ilmu linguistik,
metode penelitian berkisar pada dua metode besar, yaitu metodepadan dan agih.
Sementara tekniknya ada bermacam-macam. Tidak semua metodeperlu dan relevan
untuk digunakan dalam menganalisa data penelitian. Oleh karena itu,peneliti perlu
berhati-hati dalam menentukan metode dan teknik analisanya. Datapenelitian yang
diperoleh harus benar-benar dicermati perilakunya.
6.
Landasan teori / Kajian Pustaka
Sebuah
penelitian tentu perlu memiliki dasar teoritis yang kuat. Namun, penulis harusbenar-benar
teliti menentukan dasar teoritis yang akan mendukung pembedahanmasalah.
Biasanya, bila sudah mengerti perilaku data yang diperoleh, penentuan teoriyang
hendak dipakai akan lebih mudah.
7. ISI
Setelah
merampungkan bagian awal tadi, penelitian pun dapat dilanjutkan dengan
lebihbergumul dengan data yang telah diperoleh. Sub dari bagian isi (biasa
disebut jugasubbab karena bagian isi umumnya dianggap sebagai bab yang mandiri)
biasanyatergantung ruang lingkup masalah. Bila masalah yang hendak dibahas
terdiri dari tigabutir, sub bagian isi bisa menjadi tiga. Jangan sampai empat
apalagi lima, mengingatpada bagian isi, penulis harus melakukan analisa
berdasarkan pertanyaan-pertanyaanyang muncul pada bab pendahuluan.
8.PENUTUP
Sebagai
penutup, pada bagian ini peneliti harus memberi simpulan dari
hasilpenelitiannya. Simpulan tersebut harus disajikan secara sederhana dan
singkat.Tujuannya agar pembaca bisa lebih menangkap hasil penelitiannya secara
ringkas.Salah satu bagian yang tampaknya masih banyak digunakan sebagai
sub-bagian daripenutup ialah saran. Sejumlah departemen pada sejumlah perguruan
tinggi belakanganini mulai menghapus bagian tersebut. Sederhananya, sebuah
penelitian mensyaratkansebuah penelitian lanjutan, entah untuk menyanggah atau
menguatkan hasil penelitianterdahulu.
9.
MENGENAI ABSTRAK
Abstrak
juga menjadi bagian penting lain yang perlu diperhatikan oleh peneliti.
Abstrakmerupakan suatu bagian uraian yang sangat singkat, jarang lebih panjang
dari enamatau delapan baris, bertujuan untuk menerangkan kepada para pembaca
aspek-aspekmana yang dibicarakan mengenai aspek-aspek itu (Keraf 1984).
10.STRUKTUR
DALAM LAPORAN ILMIAH
Pada
dasarnya, laporan ilmiah dapat dikatakan sebagai bentuk singkat sebuah
makalahpenelitian. Hal ini terlihat dari bentuknya. Bila makalah mensyaratkan
penyertaan daftar isi beserta daftar-daftar lain yang memang dibutuhkan,
laporan ilmiah lebih ringkas lagi. Dalam sebuah laporan ilmiah, biasa
disajikan dalam jurnal-jurnal penelitian, struktur sebuah tulisan ilmiah
dapat mengikuti pola yang dikemukakan Soeseno (1982).
